KARAWANG |jurnaliskarawangbersatu.com – Pemdes Kutakarya bersama pihak kepolisan atur lalin di jalan raya Rengasdengklok-Sungaibuntu karena adanya sebuah kendaraan pengisi BBM yang diduga akan di distribusikan ke SPBU Kutagandok tergelincir pada hari Senin (19/01/2026) sekitar pukul 13.24 WIB. Kejadian terjadi di ruas Jalan Kabupaten arah Pedes, tepatnya di wilayah Desa Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya.
Kejadian tersebut menyebabkan gangguan sementara pada aliran lalu lintas di lokasi kejadian. Jajaran Kepolisian Polsek Rengasdengklok segera merespons dengan cepat, mengirimkan petugas untuk mengatur arus kendaraan agar tetap berjalan lancar serta memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.
Untuk menangani kendaraan yang tergelincir, pihak terkait telah menyiapkan dua unit mobil derek. Proses penarikan kendaraan diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar lalu lintas kembali normal sepenuhnya.
Selain itu, tim teknis juga melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan tidak ada kebocoran bensin yang berpotensi membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian dan supir kendaraan, kejadian diduga disebabkan karena kondisi supir yang mengantuk saat mengemudi.
“Kami segera tiba di lokasi setelah menerima laporan untuk mengatur lalu lintas. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami juga mengimbau seluruh pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik, cukupi waktu istirahat sebelum berkendara, dan tidak mengemudi dalam keadaan kantuk atau lelah agar dapat menghindari kejadian tidak diinginkan,” ujar salah satu petugas kepolisian Polsek Rengasdengklok kepada awak media di lokasi kejadian.
Sementara itu, supir mobil pengisi BBM tersebut mengaku merasa sangat lelah dan sulit menjaga konsentrasi sebelum kejadian terjadi.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang telah terjadi kepada pengguna jalan dan pihak terkait. Saat itu saya merasa sangat mengantuk dan tidak bisa lagi fokus pada jalan raya, hingga akhirnya kendaraan saya tergelincir. Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya pribadi dan juga seluruh pengemudi lainnya untuk lebih hati-hati serta tidak mengabaikan kondisi tubuh saat akan berkendara,” ujarnya.
Sementara pihak pengelola SPBU juga mengucapkan terima kasih atas kecepatan penanganan yang dilakukan oleh kepolisian dan tim penarik kendaraan.
•Her



